KEJAHATAN KESUSILAAN MELALUI PENAFSIRAN EKSTENSIF DAN STUDI KASUS

Rp132.800,00

Rp119.520,00

Ketersediaan: Proses Pemesanan 1-3 Hari Kerja

  Graha Ilmu

 Hwian Christianto

 2017

 262

 Soft Cover

 Indonesia

Kejahatan kesusilaan merupakan kejahatan tertua dalam sejarah peradaban manusia. Persoalan selalu muncul perihal ukuran obyektif dalam melakukan penilaian sampai sejauh manakah suatu perbuatan melanggar norma kesusilaan. Masyarakat yang selalu berkembang menyajikan perubahan tatanan nilai yang berbeda dari satu masa ke masa berikutnya belum lagi latar belakang yang berbeda membuat pemahaman akan penilaian suatu perbuatan sebagai perbuatan susila atau asusila semakin kabur. Di tengah kekaburan pemahaman akan norma kesusilaan tersebut berbagai macam kasus kejahatan kesusilaan semakin banyak bermunculan. Mulai dari percabulan, pelecehan seksual, perkosaan, pornografi, hingga berbagai macam bentuk perbuatan asusila yang memanfaatkan teknologi.

Hukum sudah seharusnya memberikan jawaban atas permasalahan ini, memberikan kepastian hukum, keadilan sekaligus kemanfaatan kepada masyarakat. Penegakan hukum atas perbuatan asusila harus dilakukan dengan misi menyeimbangkan kepastian hukum dan kemanfaatan di titik keadilan hukum. Subyektifitas norma kesusilaan yang muncul di tengah masyarakat harus dipandang sebagai tantangan bukan sebuah kondisi, sehingga mengharuskan adanya metode pemecahan yuridis yang tidak mengesampingkan nilai-nilai masyarakat. Penggunaan penafsiran ekstensif memberikan solusi yang sangat brilian dengan mendasarkan diri pada ketentuan hukum, ia mampu menjembatani kebutuhan akan kepastian hukum di satu sisi dan kebutuhan akan kemanfaatan di sisi lainnya dalam suasana keadilan

PenulisHwian Christianto
Tahun Terbit2017
Halaman262
Jenis CoverSoft Cover
BahasaIndonesia

Tulis komentar Anda

KEJAHATAN KESUSILAAN MELALUI PENAFSIRAN EKSTENSIF DAN STUDI KASUS

KEJAHATAN KESUSILAAN MELALUI PENAFSIRAN EKSTENSIF DAN STUDI KASUS

Tulis komentar Anda

Related Products